MANADO,Narasindo.com – Komitmen PT Pegadaian dalam mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali dibuktikan lewat program tahunan GadePreneur 2026 yang digelar oleh Pegadaian Wilayah V Sulutenggo Malut Papua di Hotel Luwansa Manado, Sabtu (9/5/2026).
Program ini menjadi agenda rutin Pegadaian sebagai wadah mencetak UMKM agar mampu berkembang, berdaya saing, dan naik kelas melalui pelatihan terarah serta pendampingan berkelanjutan.
Tahun ini, GadePreneur digelar serentak di 12 kota kantor wilayah Pegadaian se-Indonesia. Sebanyak 360 peserta dinyatakan lolos seleksi administratif, dengan kuota 30 peserta di setiap kota.
Khusus pelaksanaan di Manado, setelah melalui proses seleksi ketat, terpilih 31 peserta terbaik untuk mengikuti rangkaian program GadePreneur 2026.
Para peserta berasal dari berbagai sektor usaha unggulan seperti food, fashion, craft, herbal, beauty, hingga perlengkapan rumah tangga, dengan omzet usaha di bawah Rp15 miliar per tahun.

Dalam penyampaiannya, Deputy Bisnis Area Manado I, Andi Vivin Budi Permana, menyampaikan bahwa Pegadaian ingin hadir bukan hanya sebagai perusahaan pembiayaan, tetapi juga sebagai mitra pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional, sehingga perlu terus didorong melalui akses pelatihan, penguatan usaha, dan perluasan pasar.
“Melalui GadePreneur, kami ingin membuka ruang bagi para pelaku usaha untuk berkembang lebih cepat, memahami strategi bisnis yang tepat, serta mampu bersaing di era digital,” ujarnya.
Ia menambahkan, peserta yang terpilih tidak hanya mengikuti pelatihan sehari, namun akan menjalani program pendampingan selama enam bulan secara online maupun offline bersama mentor berpengalaman.
Materi yang diberikan mencakup strategi pemasaran, pengembangan produk, manajemen bisnis, branding, hingga membuka akses pasar secara langsung maupun digital.
Kegiatan di Manado juga menghadirkan mentor nasional Gazan Azka Ghafara, Founder dan CEO ZANANA serta mentor Young Entrepreneur Academy, yang membagikan pengalaman membangun bisnis dari nol hingga berkembang secara nasional.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi, mencatat materi, hingga berkonsultasi langsung terkait tantangan usaha masing-masing.
Lewat GadePreneur 2026, Pegadaian berharap semakin banyak UMKM lokal di Sulawesi Utara dan kawasan timur Indonesia yang mampu tumbuh lebih kuat, adaptif, dan siap menembus pasar yang lebih luas.






