MANADO,Narasindo.com – Memasuki hari ke-14 Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemerintah Kota Manado menggelar Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Masjid Agung Awwal Fathul Mubien, Rabu (04/03/26).
Momentum ini dimanfaatkan pemerintah untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, bersama Wakil Gubernur Viktor Mailangkay dan jajaran pejabat teras Pemprov Sulut.
Turut mendampingi, Walikota Manado Andrei Angouw bersama jajaran Pemerintah Kota Manado.
Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan dengan pembacaan ayat suci Alquran yang mengiringi rangkaian acara menjelang waktu berbuka puasa.
Jamaah dan tamu undangan tampak larut dalam nuansa kebersamaan yang hangat.
Dalam Safari Ramadhan tersebut, Pemprov Sulut menyerahkan sejumlah bantuan kepada pengurus masjid dan masyarakat.
Bantuan yang disalurkan meliputi dana hibah untuk rumah ibadah sebesar Rp25 juta, bantuan bagi posyandu melalui puskesmas berupa susu untuk ibu dan bayi disertai bantuan uang tunai, serta paket sembako dari Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara.
Gubernur Yulius Selvanus Komaling dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan masyarakat Kota Manado.
Ia menyebut Manado menjadi daerah pertama yang dikunjungi dalam rangkaian Safari Ramadhan tahun ini sebelum berlanjut ke kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Utara.
“Kami berterima kasih atas sambutan yang begitu hangat. Manado menjadi titik awal Safari Ramadhan Pemprov Sulut tahun ini sebelum kami melanjutkan ke daerah lain,” ujarnya.
Gubernur juga mengajak umat Muslim untuk bersyukur karena masih diberi kesehatan dan kesempatan menjalankan ibadah puasa hingga pertengahan Ramadhan.
Ia berharap seluruh rangkaian ibadah dapat dituntaskan dengan penuh keikhlasan hingga Hari Raya Idulfitri.
“Semoga seluruh umat Muslim dapat menuntaskan ibadah puasa dan amalan Ramadhan dengan kesungguhan hati, sehingga kita menyambut Idulfitri dalam keadaan bersih, damai, dan penuh kesederhanaan,” tuturnya.
Selain pesan spiritual, Gubernur turut menyoroti aspek ekonomi menjelang Idulfitri, khususnya stabilitas harga pangan.
Ia mengingatkan jajaran terkait untuk terus memantau pergerakan harga serta aktif melakukan operasi pasar guna memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat.
Rangkaian Safari Ramadhan kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama antara jajaran pemerintah dan masyarakat.
Kebersamaan tersebut menjadi simbol penguatan sinergi pemerintah dan warga dalam menjaga harmoni serta solidaritas sosial di bulan suci Ramadhan.







