Bapenda Award 2026 Digelar, 72 Wajib Pajak Terbaik Manado Terima Penghargaan

MANADO,Narasindo.com – Pemerintah Kota Manado terus memperkuat budaya taat pajak sekaligus mempercepat transformasi digital dalam pelayanan publik.

Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Bapenda Award 2026, ajang apresiasi bagi para wajib pajak yang dinilai konsisten memenuhi kewajiban perpajakan daerah serta mendukung sistem pembayaran berbasis digital.

Mengusung tema “Kepatuhan dan Digitalisasi Pajak Daerah untuk Manado Maju dan Sejahtera”, kegiatan yang menjadi bagian dari implementasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Manado ini digelar di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (16/7/2026).

Acara dihadiri langsung Wali Kota Manado Andrei Angouw, Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang, Sekretaris Daerah dr. Steaven Dandel, MPH, Kepala Bapenda Kota Manado Jefry Mongdong, S.Sos., M.Si., CGCAE, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Darmawan T.B. Hutabarat, Sekretaris Bapenda Provinsi Sulawesi Utara Filma Kepel, SE, perwakilan Jasa Raharja, pimpinan perbankan mitra, serta para wajib pajak dari berbagai sektor usaha.

Dalam sambutannya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Darmawan T.B. Hutabarat menegaskan bahwa digitalisasi merupakan fondasi penting dalam membangun sistem perpajakan daerah yang semakin modern.

Menurutnya, kemudahan pembayaran melalui kanal digital akan meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus memperkuat kepatuhan wajib pajak.

Ia menjelaskan, digitalisasi tidak hanya sebatas menghadirkan berbagai metode pembayaran elektronik seperti QRIS maupun Virtual Account, tetapi juga memastikan seluruh transaksi dapat tercatat secara akurat, terintegrasi dengan sistem keuangan daerah, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Bank Indonesia, kata Darmawan, akan terus memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah Kota Manado melalui TP2DD, baik dalam peningkatan literasi digital, perluasan kanal pembayaran elektronik, maupun penguatan keamanan transaksi.

Ia berharap Manado kembali mencatatkan prestasi sebagai salah satu daerah terbaik dalam penerapan digitalisasi transaksi pemerintah daerah di tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Manado Jefry Mongdong mengatakan, Bapenda Award merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada para pelaku usaha dan masyarakat yang telah menunjukkan kepatuhan tinggi dalam membayar pajak daerah.

Ia mengungkapkan, penghargaan tersebut pertama kali diperkenalkan pada 2025 atas gagasan Wali Kota Andrei Angouw dan kini memasuki penyelenggaraan tahun kedua.

Menurut Jefry, sebanyak 120 wajib pajak masuk dalam proses penilaian tahun ini. Setelah melalui tahapan evaluasi, sebanyak 72 wajib pajak berhasil ditetapkan sebagai penerima penghargaan dari berbagai kategori, mulai dari sektor perhotelan, restoran, rumah kopi, hiburan, parkir, reklame, air tanah, notaris hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Penilaian dilakukan berdasarkan tiga indikator utama, yakni kedisiplinan membayar pajak sebelum tanggal 13 setiap bulan, penggunaan sistem pembayaran digital, serta besarnya kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Bapenda akan terus membangun kemitraan yang baik dengan seluruh wajib pajak karena mereka merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan Kota Manado,” ujar Jefry.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Manado Andrei Angouw menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak yang selama ini telah berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak.

Menurut Andrei, pajak daerah bukan sekadar sumber penerimaan pemerintah, tetapi menjadi modal utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menjelaskan, penerimaan pajak akan dikembalikan dalam bentuk pembangunan jalan, perbaikan drainase, penerangan kota, peningkatan pelayanan kesehatan, penguatan transportasi umum, hingga berbagai program sosial dan pelayanan publik lainnya.

Andrei juga memaparkan capaian penerimaan pajak daerah yang terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025 realisasi pajak daerah mencapai sekitar Rp484 miliar. Sementara hingga Juni 2026, penerimaan telah menyentuh sekitar Rp237 miliar atau mengalami pertumbuhan sekitar 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari target sekitar Rp498 miliar.

Ia optimistis target tersebut dapat dilampaui hingga akhir tahun. Menurutnya, meningkatnya penerimaan pajak akan memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi, mulai dari meningkatnya investasi, kunjungan wisatawan, okupansi hotel, aktivitas restoran, hingga meningkatnya daya beli masyarakat.

Dalam Bapenda Award 2026, penghargaan diberikan kepada 72 wajib pajak terbaik yang berasal dari berbagai kategori, di antaranya jasa perhotelan, makanan dan minuman, hiburan, parkir, reklame, pajak air tanah, notaris, serta Pajak Bumi dan Bangunan.

Beberapa penerima penghargaan berasal dari sektor perhotelan seperti Four Points Hotel, Novotel Manado Golf Resort & Convention Center, Grand Whiz Megamas Hotel, Whiz Prime Hotel, Hotel Ibis, NDC Resort and Spa, Hotel Prince, Green Eden Hotel, Hotel Gran Central, Celebes Divers, Hotel Mel’s Inn, hingga Hotel Celebes.
Pada kategori makanan dan minuman, penghargaan diraih sejumlah restoran, rumah makan, rumah kopi, kafe, hingga jaringan restoran nasional yang dinilai memiliki tingkat kepatuhan tinggi dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Penghargaan juga diberikan kepada pelaku usaha jasa hiburan, pengelola parkir, penyelenggara reklame, wajib pajak air tanah, serta notaris dengan pembayaran dan pengelolaan PBB terbaik.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan door prize kepada peserta, dilanjutkan sesi foto bersama seluruh penerima penghargaan, jajaran Pemerintah Kota Manado, Bank Indonesia, serta para mitra yang selama ini mendukung percepatan digitalisasi transaksi daerah.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara pemerintah, Bank Indonesia, sektor perbankan, dan para wajib pajak, Pemerintah Kota Manado optimistis mampu membangun sistem perpajakan yang semakin modern, transparan, akuntabel, sekaligus menjadi fondasi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah demi mewujudkan Manado yang maju dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed