MANADO,Narasindo.com – Dewan Pimpinan Cabang Rabithah Alawiyah Kota Manado sukses menggelar Musyawarah Cabang (Musycab) II di Hotel Aston Manado, Minggu (28/6/2026).
Forum lima tahunan tersebut menjadi momentum evaluasi program sekaligus memilih kepengurusan untuk periode 2026–2031.
Hasil musyawarah menetapkan Habib Umar bin Toha Alhabsy kembali dipercaya memimpin Rabithah Alawiyah Kota Manado.
Ia menyebut komposisi kepengurusan tidak mengalami perubahan berarti, dengan sejumlah pengurus berstatus pelaksana tugas akan segera ditetapkan secara definitif.
“Struktur kepengurusan pada prinsipnya masih sama. Pengurus yang masih berstatus Plt akan kami definitifkan pada periode ini,” ujar Habib Umar.
Pada masa bakti kedua, Rabithah Alawiyah Manado menegaskan komitmennya memperkuat program kemasyarakatan, meliputi santunan bagi anak yatim dan dhuafa, bedah rumah, beasiswa pendidikan bagi anak-anak habaib yang menempuh pendidikan di pondok pesantren, serta bhakti sosial yang menjangkau berbagai daerah di Sulawesi Utara.
Menurut Habib Umar, program bhakti sosial keliling menjadi salah satu prioritas karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
Musycab II juga dihadiri sejumlah perwakilan organisasi Islam dan unsur kepolisian, di antaranya Ketua PDM Manado Rajab Djamali, perwakilan Syarikat Islam, Nahdlatul Ulama, IPIM Manado, serta Kapolresta Manado yang diwakili Kapolsek Wenang Donal Sabaya.
Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan, serta mendukung peran Rabithah Alawiyah dalam bidang dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial di Kota Manado.













