MANADO,Narasindo.com – PT Pegadaian (Persero) memperkuat kolaborasi strategis bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui program sinergi pengamanan operasional dan pemanfaatan layanan keuangan, yang diharapkan semakin meningkatkan perlindungan aset perusahaan sekaligus memperluas akses produk Pegadaian bagi anggota kepolisian.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Sinergi Kerjasama Pegadaian–Polri yang digelar di Manado, Rabu (18/6/2026), melibatkan jajaran manajemen Pegadaian dan perwira Polri dari berbagai satuan.
Wakil Direktur Utama PT Pegadaian, Budi Wahju Soesilo, menegaskan bahwa keamanan aset nasabah menjadi fondasi utama dalam operasional perusahaan.
Menurutnya, Pegadaian menerapkan tata kelola yang ketat untuk memastikan seluruh barang jaminan maupun aset investasi nasabah tersimpan dengan aman.
Ia menjelaskan, pengelolaan emas Pegadaian saat ini telah menembus lebih dari 120 ton, terdiri dari portofolio gadai, tabungan emas, serta berbagai layanan investasi lainnya.
Untuk menjaga kepercayaan masyarakat, Pegadaian menerapkan prinsip ketersediaan fisik emas secara penuh terhadap setiap transaksi yang dilakukan nasabah.
“Setiap gram emas yang dimiliki nasabah dipastikan tersedia secara fisik. Kami tidak membuka layanan sebelum stok emas tersedia,” ujar Budi.

Sementara itu, Kepala Biro Binopsnal Baharkam Polri Brigjen Pol Erwin Kurniawan menyampaikan bahwa kerja sama yang telah terjalin di tingkat pusat akan segera ditindaklanjuti hingga ke jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia.
Menurutnya, pola pengamanan akan disesuaikan dengan kondisi dan tingkat kerawanan masing-masing wilayah, mulai dari patroli preventif hingga dukungan pengamanan khusus terhadap aset, personel, maupun dokumen perusahaan.
“Implementasi teknis akan diatur lebih lanjut melalui kerja sama di daerah agar sistem pengamanan berjalan efektif sesuai kebutuhan wilayah masing-masing,” katanya.
Selain aspek keamanan, kerja sama ini juga membuka peluang bagi anggota Polri untuk memanfaatkan berbagai layanan Pegadaian, termasuk Tabungan Emas yang menjadi salah satu produk unggulan perusahaan.
Melalui program tersebut, Pegadaian berharap dapat mendorong budaya investasi yang lebih mudah dan terjangkau di lingkungan kepolisian.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah V Manado,
Maksum, mengatakan forum tersebut menjadi wadah memperkuat komunikasi, menyatukan pemahaman, serta menjajaki peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Ia meyakini kemitraan yang semakin erat antara Pegadaian dan Polri tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas layanan dan keamanan perusahaan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat luas, khususnya di Sulawesi Utara.
Melalui sinergi ini, Pegadaian dan Polri menargetkan terciptanya standar pengamanan yang lebih kuat di seluruh jaringan layanan Pegadaian sekaligus membangun kemitraan berkelanjutan dalam mendukung pelayanan publik yang aman, terpercaya, dan profesional.













