Tanggap Krisis Air di Wilayah Kepulauan, PDAM dan Tim Gabungan Salurkan 64 Ribu Liter Air Bersih

MANADO,Narasindo.com – Persoalan keterbatasan air bersih di wilayah kepulauan Kota Manado mendapat respons bersama melalui kolaborasi lintas instansi. PDAM Wanua Wenang Manado bersama Polda Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Manado, Basarnas dan BPBD Manado bergerak menyalurkan pasokan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kemarau panjang.

Sebanyak 64.000 liter atau 64 meter kubik air bersih didistribusikan ke warga di Pulau Siladen, Bunaken dan Manado Tua, Kamis (17/9/2025).

Langkah tersebut menjadi respons tanggap terhadap kondisi masyarakat di kawasan kepulauan yang menghadapi keterbatasan pasokan air. Tantangan geografis membuat distribusi air ke wilayah tersebut membutuhkan dukungan transportasi laut serta koordinasi sejumlah instansi.

Direktur Utama PDAM Wanua Wenang Manado, Meiky Taliwuna, mengatakan keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan air bersih masyarakat kepulauan tetap terpenuhi.

Menurutnya, kondisi di lapangan membutuhkan respons yang cepat, khususnya bagi wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa darat.

“Merupakan wujud kepedulian bersama untuk membantu warga kepulauan yang terdampak kemarau panjang. Saat ini masyarakat di Siladen, Bunaken, dan Manado Tua sangat membutuhkan pasokan air bersih,” ujar Meiky di Manado, Kamis (17/9/2025).

Ia menambahkan, mengingat masa berakhirnya musim kemarau belum dapat diprediksi, sinergi lintas instansi sangat krusial untuk memastikan ketersediaan kebutuhan mendasar warga tetap terjaga.

Dalam pelaksanaannya, pendistribusian air memanfaatkan armada kapal milik Ditpolairud Polda Sulut untuk menjangkau kawasan permukiman nelayan di pulau-pulau tersebut. Dukungan unsur Basarnas dan BPBD Manado turut memperkuat koordinasi penanganan di lapangan.

Kolaborasi tersebut menjadi penting mengingat kebutuhan air bersih di wilayah kepulauan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pasokan, tetapi juga akses untuk mengantarkannya hingga ke masyarakat penerima.

Dari sisi kepolisian, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulut, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, menegaskan bahwa kepolisian siap mendukung penuh sarana logistik pendistribusian air hingga ke wilayah pulau terluar.

“ Hari ini kita mendistribusikan 64.000 liter air bersih. Langkah ini merupakan bentuk kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, BPBD, serta PDAM untuk membantu warga yang membutuhkan,” kata Bayuaji.

Sinergi PDAM Wanua Wenang, Ditpolairud Polda Sulut, Basarnas dan BPBD Manado diharapkan dapat memastikan bantuan air bersih menjangkau masyarakat secara tepat, sekaligus menjadi bagian dari langkah penanganan selama kondisi kemarau masih berlangsung.

Bagi masyarakat pesisir dan komunitas nelayan di Siladen, Bunaken dan Manado Tua, distribusi tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian di tengah terbatasnya sumber air bersih.

Kolaborasi lintas instansi ini juga menjadi gambaran bahwa penanganan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah kepulauan membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari penyediaan pasokan hingga dukungan sarana distribusi menuju wilayah yang sulit dijangkau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *