Tring! Pegadaian Turun ke Jalan, Hadirkan Warna Digital di Parade Bunga TIFF 2026

TOMOHON,Narasindo.com – Inovasi layanan digital Pegadaian tampil dengan cara yang tak biasa di tengah kemeriahan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.

Bukan sekadar hadir melalui media digital, Tring! by Pegadaian justru “turun ke jalan” dan menyapa masyarakat lewat kendaraan hias dalam parade Tournament of Flowers (ToF).

Kehadiran kendaraan hias Pegadaian menjadi bagian dari parade yang diikuti 35 kendaraan

Identitas Tring! dikemas kreatif melalui rangkaian bunga serta ornamen florikultura yang berpadu dengan karakter khas Kota Tomohon sebagai salah satu destinasi wisata bunga di Indonesia.

Konsep tersebut membuat layanan digital Pegadaian hadir dalam suasana yang lebih dekat dan familiar dengan masyarakat.

Tring! yang selama ini identik dengan kemudahan layanan berbasis digital, kini mendapatkan ruang promosi yang berbeda dengan menjadi bagian dari perhelatan pariwisata bertaraf internasional.

Partisipasi ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Pegadaian terhadap pengembangan pariwisata daerah serta penguatan kolaborasi bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

PT Pegadaian (Persero) juga turut berpartisipasi dan mendukung kesuksesan Tomohon International Flower Festival (TIFF).

Bentuk keikutsertaan ini berupa dukungan pendanaan kendaraan hias (float), fasilitas penunjang pertanian bunga, hingga pemberdayaan petani lokal dan pemberdayaan UMKM yang merupakan salah satu program CSR Pegadaian

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado, Maksum, yang diwakili Deputi Operasional Andy Novriza, turut hadir sebagai tamu VVIP dalam rangkaian TIFF 2026.

Andy menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tomohon yang dinilai mampu mengembangkan TIFF menjadi agenda pariwisata yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.

“Kami bangga menjadi bagian dari parade Tournament of Flowers (ToF) bersama berbagai instansi dan perwakilan daerah. TIFF telah membuktikan diri sebagai magnet wisata yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Andy.

Menurutnya, kemeriahan TIFF tidak hanya memberikan daya tarik bagi wisatawan, tetapi juga menciptakan pergerakan ekonomi di berbagai lini.

Sejumlah sektor seperti kuliner, kerajinan, transportasi hingga akomodasi ikut merasakan geliat aktivitas selama festival berlangsung.

TIFF 2026 yang digelar pada 7 hingga 12 Agustus juga semakin diperkuat dengan pelaksanaan Tourism, Trade, Investment & Floriculture Expo di GOR Babe Palar. Ajang tersebut menjadi ruang pertemuan bagi pelaku UMKM dan investor sekaligus membuka peluang perdagangan, investasi dan pengembangan usaha.

“Seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga dan mengembangkan TIFF. Pegadaian tentu selaras dengan semangat ini untuk terus membangun kolaborasi demi kemajuan daerah,” kata Andy.

Melalui keterlibatan di TIFF 2026, Pegadaian tidak hanya membawa nama perusahaan ke tengah festival bunga, tetapi juga menghadirkan pendekatan baru dalam memperkenalkan layanan digital kepada masyarakat.

Tring! pun tampil sebagai bagian dari kemeriahan ToF, memadukan identitas layanan digital dengan kreativitas florikultura Tomohon sekaligus memperkuat pesan bahwa inovasi dapat hadir dan berinteraksi langsung di tengah kehidupan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed