MANADO,Narasindo.com – Wali Kota Manado menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Risiko Indeks Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Manado, yang digelar oleh Inspektorat Kota Manado di Hotel Grand Puri Manado, Rabu (28/1/2026) pagi.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Kota Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph, Kepala Inspektorat Kota Manado Judi Edwart, S.T, perwakilan BPKP Perwakilan Sulawesi Utara, para Kepala SKPD, serta pejabat perangkat daerah yang menjadi peserta bimbingan teknis.

Acara diawali dengan pembukaan resmi melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh Inspektur Kota Manado.
Dalam sambutannya, Wali Kota Manado menekankan pentingnya manajemen risiko dalam setiap pelaksanaan program dan kegiatan di seluruh perangkat daerah.

Menurutnya, setiap SKPD perlu mengidentifikasi berbagai potensi risiko agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.
“Risiko-risiko dalam setiap kegiatan harus kita identifikasi. Case-case yang pernah terjadi menjadi pelajaran penting agar ke depan kita bisa bekerja lebih baik,” ujar Wali Kota.

Ia juga menegaskan bahwa pengalaman dari kesalahan di masa lalu harus menjadi bahan evaluasi bersama, sehingga pemerintah tidak kembali menghadapi persoalan yang sama.
“Kita bisa belajar dari kesalahan-kesalahan sebelumnya supaya tidak masuk ke dalam lubang yang sama. Dengan pengelolaan risiko yang baik, saya berharap pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal dan program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik serta meminimalisir risiko yang ada,” tambahnya.

Melalui bimbingan teknis ini, Pemerintah Kota Manado berharap seluruh perangkat daerah mampu menerapkan manajemen risiko secara terukur sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.














