SITARO, Narasindo.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Heronimus Makainas, mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,4 yang kembali mengguncang wilayah setempat.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada Kamis (11/6) pukul 09.27 WIB dengan magnitudo 3,4. Episenter gempa berada pada koordinat 2,80 Lintang Utara dan 125,32 Bujur Timur atau sekitar 8 kilometer barat laut Ondong, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 4 kilometer.
Makainas mengatakan pemerintah daerah memahami kondisi psikologis masyarakat yang masih diliputi kekhawatiran setelah serangkaian aktivitas kegempaan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
“Kami memahami bahwa masyarakat masih merasakan kecemasan akibat gempa yang terus terjadi. Untuk itu saya mengimbau seluruh warga agar tetap tenang, tidak panik, namun tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah,” katanya.
Ia juga menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi warga, termasuk para aparatur sipil negara (ASN) yang tetap menjalankan tugas pelayanan publik di tengah situasi yang belum sepenuhnya kondusif.
Menurut dia, keselamatan masyarakat dan seluruh aparatur pemerintah menjadi prioritas utama sehingga setiap pihak diharapkan tidak lengah terhadap potensi gempa susulan.
“Kami turut prihatin atas kondisi yang dialami masyarakat maupun ASN yang tetap melaksanakan tugas pelayanan. Semangat kebersamaan dan saling menjaga sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini,” ujarnya.
Makainas meminta masyarakat untuk menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Selain itu, ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, serta instansi teknis terkait agar bersikap proaktif melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Ia juga meminta jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, TNI, Polri, serta seluruh unsur terkait untuk terus berkoordinasi dan siaga menghadapi kemungkinan yang dapat terjadi.
“Instansi terkait harus aktif turun ke lapangan, memantau kondisi masyarakat, memberikan edukasi kebencanaan, serta memastikan apabila ada kebutuhan darurat dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Sitaro, lanjut dia, terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait lainnya untuk memantau perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah tersebut.
Masyarakat diimbau tetap memperhatikan keselamatan diri dan keluarga serta segera melaporkan kepada pemerintah setempat apabila menemukan kondisi yang memerlukan penanganan cepat.













