Pemkab Sitaro Imbau Warga Waspadai Dampak Kekeringan

SITARO, Narasindo.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengimbau seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan yang dipicu musim kemarau berkepanjangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, mengatakan berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Utara, berpotensi mengalami penurunan curah hujan yang dapat berdampak pada ketersediaan air bersih serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama melakukan langkah antisipatif agar dampak kekeringan dapat diminimalkan. Upaya ini membutuhkan partisipasi semua pihak demi menjaga keselamatan, kesehatan, dan keberlangsungan aktivitas masyarakat,” kata Heronimus Makainas dalam surat imbauan Pemkab Sitaro.

Ia mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijaksana dengan menghemat pemakaian untuk kebutuhan sehari-hari, serta memanfaatkan sumber air secara efisien.

Selain itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan cara dibakar karena berpotensi memicu kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki vegetasi kering.

Pemerintah daerah juga meminta warga memperhatikan kondisi kesehatan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat suhu udara tinggi, memperbanyak konsumsi air minum, serta menggunakan pelindung diri seperti topi atau payung ketika beraktivitas di bawah terik matahari.

Heronimus juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan agar saluran air tetap berfungsi dengan baik.

Menurut dia, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi cuaca dan menyiapkan langkah-langkah penanganan apabila diperlukan.

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat mematuhi imbauan ini serta saling mengingatkan agar kita bersama-sama mampu menghadapi potensi kekeringan dengan baik,” ujar Heronimus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *