Wawali Richard Sualang Kunjungi Korban Kebakaran di Sindulang, Pemkot Siapkan Bantuan Lanjutan

MANADO,Narasindo.com – Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, turun langsung mengunjungi warga korban kebakaran di Kelurahan Sindulang, Kecamatan Tuminting, dan Kelurahan Sario, Kecamatan Sario, Selasa (7/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Richard menyerahkan bantuan sembako, perlengkapan keluarga, dan santunan sekaligus memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak mendapat perhatian pemerintah.

Didampingi jajaran kecamatan, kelurahan, Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, serta Baguna PDIP Manado, Richard meninjau lokasi kebakaran dan berdialog dengan keluarga yang kehilangan tempat tinggal.

“Atas nama Pemerintah Kota Manado, Pak Wali Kota Andrei Angouw dan saya pribadi, turut prihatin atas musibah yang menimpa warga kita di Sario dan Sindulang ini. Musibah ini adalah duka kita bersama,” ujar Sualang.

Ia menginstruksikan Dinas Sosial dan BPBD segera mendata korban untuk mempercepat penanganan lanjutan, termasuk kebutuhan tempat tinggal sementara, bantuan pembangunan kembali rumah, serta pengurusan dokumen kependudukan yang terbakar.

“Saya sudah minta Dinas Sosial dan BPBD untuk segera data. Kebutuhan mendesak seperti tempat tinggal sementara, bantuan pembangunan kembali, dan dokumen-dokumen kependudukan yang ikut terbakar harus segera kita bantu urus. Jangan sampai warga kita terlantar,” tegasnya.

Richard juga meminta Dinas Kesehatan memeriksa kondisi para korban, khususnya anak-anak dan lanjut usia.

Di Kelurahan Sario, tepatnya di Jalan Kembang, tiga rumah yang berdempetan dilaporkan ludes terbakar. Sementara di Sindulang, Richard memastikan kondisi warga sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga terdampak.

Kehadiran Wawali disambut haru oleh para korban yang mengapresiasi perhatian dan bantuan pemerintah di tengah situasi sulit yang mereka alami.

Richard turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi kebakaran, terutama akibat korsleting listrik dan penggunaan kompor, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *